Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Opini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cluster Mewah di Lapas Cibinong Untuk Siapa???

WALHI Hadir dalam FDG bertajuk “Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia: Mengeksplorasi Strategi Pemutusan Siklus Bencana Tahunan dengan Penyelesaian Yang Berkelanjutan – Jangan Sampai Terlewat

WALHI gelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia: Mengeksplorasi Strategi Pemutusan Siklus Bencana Tahunan dengan Penyelesaian Yang Berkelanjutan” – Jangan Sampai Terlewat

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Opini
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
rakyatvoice.id
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Opini
rakyatvoice.id
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Opini
You are at:Home»Terkini»Kasatgas Tito Minta Stakeholder di Tapanuli Tengah Bersatu Prioritaskan Penanganan Pascabencana – Jangan Sampai Terlewat
Terkini

Kasatgas Tito Minta Stakeholder di Tapanuli Tengah Bersatu Prioritaskan Penanganan Pascabencana – Jangan Sampai Terlewat

penulisBy penulis11 September 2026 1:53 PM002 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tapanuli Tengah – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera meminta seluruh stakeholder di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), bersatu memprioritaskan percepatan penanganan pascabencana. Tito mengatakan, Tapteng merupakan daerah dengan dampak bencana paling berat di Sumut sehingga perlu dukungan banyak pihak.

Tito meminta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), baik kepala daerah, DPRD, bahkan tokoh masyarakat mengesampingkan kepentingan politik maupun persoalan administratif yang dapat menghambat penanganan bencana. Ia menekankan seluruh pihak perlu bersatu mempercepat pemulihan, termasuk dengan memanfaatkan tambahan anggaran pemerintah untuk penanganan bencana.

“Ini masalah kemanusiaan. Kita berdosa kalau seandainya rakyat enggak ditolong, sementara kita memiliki kemampuan membantu mereka,” jelasnya kepada awak media di Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Kabupaten Tapteng, Sumut, Kamis (10/9/2026). Keterangan itu disampaikannya setelah meninjau progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Tapteng.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah memberikan tambahan anggaran sekitar Rp213 miliar pada April 2026 dan Rp14 miliar pada Agustus 2026 kepada Kabupaten Tapteng. Tito menegaskan anggaran tersebut harus diprioritaskan untuk kebutuhan penanganan pascabencana.

“Nah, itu pasti akan saya awasi uangnya dipakai buat apa? Prioritas untuk bencana. Surat Edaran sudah saya buat untuk petunjuk,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Tito mengecek berbagai progres rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) di Kabupaten Tapteng, mulai dari pembangunan Sabo Dam, hunian tetap (huntap), hingga pemulihan fasilitas pendidikan. Kehadirannya untuk memastikan berbagai program berjalan sesuai rencana, termasuk yang disusun oleh kementerian/lembaga.

Tito menjelaskan, Presiden telah menyetujui anggaran rehab-rekon pascabencana Sumatera selama tiga tahun sebesar Rp100,1 triliun. Saat ini anggaran tersebut telah diberikan kepada kementerian/lembaga terkait. Sebagai Ketua Satgas PRR, Tito memastikan pengawasan terhadap berbagai program rehab-rekon, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Nah, sekarang waktunya, masanya untuk turun ke lapangan untuk mengecek,” tegasnya.

Satgas PRR

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleIndonesia Raya Tiga Stanza Berkumandang Dalam Resepsi Pernikahan Indra dan Mia
Next Article Milad Ke 64 Tahun, Bambang Soesatyo Luncurkan Buku Berjudul “Politik Hukum Konstitusi” – Jangan Sampai Terlewat
penulis

Related Posts

Cluster Mewah di Lapas Cibinong Untuk Siapa???

26 September 2026 1:51 PM

WALHI Hadir dalam FDG bertajuk “Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia: Mengeksplorasi Strategi Pemutusan Siklus Bencana Tahunan dengan Penyelesaian Yang Berkelanjutan – Jangan Sampai Terlewat

24 September 2026 3:56 PM

WALHI gelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia: Mengeksplorasi Strategi Pemutusan Siklus Bencana Tahunan dengan Penyelesaian Yang Berkelanjutan” – Jangan Sampai Terlewat

24 September 2026 3:22 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Indonesia Raya Tiga Stanza Berkumandang Dalam Resepsi Pernikahan Indra dan Mia

6 September 2026 3:51 PM85 Views

Pelajar yang Belajar Mandiri Lewat Usaha Kopi Kemasan Botol Kekinian

19 Agustus 2026 7:55 PM46 Views

Mulai Anarkis.?

28 Agustus 2026 11:39 PM35 Views
© 2026 rakyatvoice. Designed by rakyatvoice.id.
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Opini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.